Minggu, Oktober 11, 2009

Sepi

Kurasa sepi perlahan mulai membunuhku..
Sedikit demi sedikit mulai kurasakan hampa itu..
Tanpa tawa, tanpa rupa
Tanpa senyum, tanpa air mata
Limbung kurasa
Goyah, seakan angin mampu menerbangkan kapan saja
Pergi saja kau sepi!
Aku tak butuh kau temani
Aku tak butuh heningmu
Aku ingin ramai!
Hingga bisa ku teriakkan lagi tawaku
Pergi saja kau sepi!
Aku belum ingin mati

2 komentar:

nina mengatakan...

Ca..ayo hengout lagi...jangan kesepian gt ah..kan ada ai..hihih..semangat:)

Indri mengatakan...

Karena sepi maka kita mengerti ada tak sepi.

Ke pasar yuukk, biar rame! :p